BAB
I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang

Di
era globalisasi ini, anemia defisiensi zat besi merupakan masalah gizi yang
paling lazim di dunia.Anemia yang paling umum ditemukan pada masyarakat adalah
anemia defisiensi besi. Diperkirakan 25% dari penduduk dunia atau setara dengan
3,5 milyar orang menderita anemia. Estimasi prevalensi secara global sekitar
51% dimana penyakit ini cenderung berlangsung pada negara yang sedang
berkembang daripada negara yang telah maju. Terdapat 36% dari perkiraan
populasi 3.800 juta orang di negara yang sedang berkembang menderita anemia
jenis ini, seangkan prevalensi anemia di negara maju hanya sekitar 8% dari
perkiraan populasi dari 1.200 juta orang (Manampiring, 2008).